Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Barbarossa Sang Mujahid Agung Yang Terlupakan | Media Maju

Barbarossa sang mujahid agung

Gelap Terang - Assalamu'alaikum pecinta Islam. Banyak dari kita yang tidak mengetahui sejarah keemasan dari agama kita sendiri. Sungguh sangat disayangkan, betapa banyak pahlawan-pahlawan Islam yang terlupakan. Salah satunya adalah sang mujahid agung Khairuddin Barbarossa .

Sejarah yg selama ini nir kita ketahui, telah diketahui sang mereka [ kalangan non Muslim ] menggunakan sangat baik. Mereka menyelidiki sejarah kita menggunakan baik, sementara kita jatuh pada perangkap yang mereka buat. Sehingga kita melupakan sejarah pahlawan kita bahkan kita jatuh pada cengkeraman kebodohan dan keterbelakangan.

Jika pembaca ingin bukti yang lebih jelas kalau bahwasanya Khairuddin Barbarossa sungguh benar Sang pahlwan Islam yang mulai dilupakan, maka sangat direkomendasikan untuk melihat video di paling bawah artikel. Video itu menjelaskan semua bukti-bukti kuat tentang sang pahlawan Khairuddin Barbarossa yang membuat semua musuh gemetaran berhadapan dengannya.

Hampir seluruh dari kita mengetahui film Jack Sparrow yang diproduksi sang hollywood. Pada film tadi terdapat seseorang tokoh yg bernama Barbarosa yang selalu timbul pada Pirates of the Caribbean, yang menjadi peran menjadi bajak bahari yg menakutkan. Orang non Muslim tidak ingin kita mengetahui jikalau andai kata Barbarosa merupakan seorang pahlawan islam agung, laki-laki perkasa, bermartabat, tak terkalahkan dalam masanya, berwibawa serta seseorang Mujahid pada jalan Allah SWT.

Beliaulah yg menyelamatkan ribuan jiwa umat Islam yang dibantai kaum salib diberbagai tempat penyiksaan pada Andalusia (Spanyol) . Untuk menambah kebenaran artikel ini, lihatlat video dibawah yang telah dilengkapi menggunakan banyak sekali lembaran-lembaran bukti tertulis yang menyatakan kalau Khairuddin Barbarossa artinya seorang mujahid Islam yang sangat disegani oleh musuhnya.

Post a Comment for "Barbarossa Sang Mujahid Agung Yang Terlupakan | Media Maju"